Sunday, 6 July 2014

BATU KEGELAPAN

Aku melihat terang yang dijanjikan
Aku melihat terang dalam kegelapan
Aku melihat terang yang tersembunyikan

Aku memendam batu karang yang kuganjalkan.

Aku melihat persekutuan manusia dalam kegelapan.

Friday, 23 May 2014

POHON DAN MANUSIA

Aku adalah sebuah pohon
Ayah, Ibu, Adik, dan keluargakulah akarnya
Sahabat-sahabta terbaikku adalah batangku yang amat kuat
Kawan-kawanku menjadi ranting yang meluas
Setiap helai daunku adalah mereka yang ada dalam kisahku

Engkau dan kalian adalah manusia
Ciptaan yang dikisahkan sebagai makhluk sempurna
Dikasihi dengan kemuliaan akal dan pikiran
Disayangi Sang Hyang Tuhan semesta dengan fungsi nurani

Engkau dan kalian adalah manusia
Yang difitrahkan hidup dalam dimensi sosial
Dicintai keluarga disayang kekasih hati
Disanjung sahabat dibela sampai mati masyarakat

Lalu kau bunuh ayah, ibu, adik, dan keluargaku
Lalu kau bunuh sahabat-sahabatku perlahan
Lalu kau bunuh kawan-kawanku seluruhnya
Kau musnahkan dan kau renggut semuanya dari aku

Aku adalah diam dan bisu, lalu mati.
Aku pasti mati.

Haruskah akarku tercabuti
Haruskah batangku habis di penebangan
Haruskah ranting-ranting patah tercecer
Haruskah daun-daunku jatuh berguguran

Haruskah aku kehilangan segalanya dengan kematianku?
Di tangan kalian.

Saturday, 3 May 2014

MANUSIA AKU

Di atas sana
Awan bergerak perlahan
Menutupi bumi dengan kegelapan
Menggelapkan bumi dengan air yang menggumpal

Di bawah sana
Bumi berpangku tangan
Memangku beban-beban manusia
Manusia yang memangku beban permasalahan

Di tengah sini
Manusia kelaparan dan terdiam
Terdiam tanpa alasan
Alasan kemalasan yang menunda hidup

Di tengah sini
Manusia bergelut dengan kondisi
Kondisi diri yang bahagia
Kondisi diri yang bersedih hati

Di tengah sini
Manusia menahan segala rasa
Yang tertahan karena tak terungkap
Yang tertahan karena masih tertahan

Di tengah sini
Manusia berdiam
Di bawah awan yang berada di atas
Menggelapkan dunia

Di tengah sini
Manusia berdiam
Di atas bumi yang menopang beban
Menopang manusia yang menopang beban

Di tengah sini
Manusia tertawa
Manusia tersenyum
Manusia menangis
Manusia meratap
Manusia berperang
Manusia bercinta
Manusia berjuang
Manusia bekerja
Manusia berbaring
Manusia bersandar
Manusia berlari
Manusia bercanda
Manusia melukis
Manusia menulis
Manusia menjual
Manusia membeli
Manusia bercinta
Manusia bercinta
Manusia bercinta
Manusia memadu kasih
Manusia bertaruh nasib dan takdirnya

Di tengah sini
Itu aku.

Tuesday, 15 April 2014

KECEWA PADAKU

Apa yang dipercayai manusia
Dari pengkhianatan
Dari kebohongan
Dari pengingkaran janji lisan

Apa yang dipercayai manusia
Dari kemalasan
Dari keengganan
Dari tubuh yang gagap bergerak positif

Aku adalah,
Segala pengkhianatan
Segala kebohongan
Segala pengingkaran janji-janji lisan
Segala kemalasan
Segala keengganan
Segala kegagapan tubuh untuk usaha positif
Tidak bisa dipercaya manusia

Lalu di manakah kemanusiaan bisa kutemukan
Yang dikatakan oleh seorang filsuf Siliwangi
?

Sunday, 30 March 2014

SEPOTONG KISAH YANG BERTANYA

Aku berkisah tentang dua manusia
Yang setiap hari berpancakaki
Lebih banyaknya bercengkrama tanpa suara
Yang larut dalam asmara, kemudian bertanya tentang cinta

Maka sang gadis bertanya pada sang pria
Tentang orisinalitas cinta dalam dunia
Di bawah hujan malam yang dingin
Digelak canda tawa hingga keduanya terlupa

Maka beginilah, sepenggal,
Tentang orisinalitas cinta yang kau tanyakan :

Cinta adalah omong kosong.

Aku cinta padamu, omong kosong
Kamu cinta padaku, omong kosong
Dia cinta padamu, omong kosong
Anak sekolahan jatuh cinta, omong kosong

Berpacaran, omong kosong
Bertunangan, omong kosong
Pernikahan, omong kosong
Perceraianlah yang nyata

Lalu di mana realita cinta?
Adalah penuh makna tabu dan naif

Orisinalitas cinta
Adalah cinta yang berjalan bersama waktu
Kemurnian cinta terbukti saat cinta bersemi,
Ketika maut memisahkanku darimu
Atau maut memisahkanmu dariku

Di sanalah, titik orisinalitas cinta.
Cinta kemudian
Adalah asmara yang bersemi
Di bibir pemakaman.
________________________

Maka, wahai, gadis penerang malam
Bukanlah janji atau kata semanis madu,
Yang kau butuhkan untuk sebuah orisinalitas cinta
Kau hanya butuh satu hal, dan aku yakin kau punya satu hal ini.

Yang dibutuhkan ialah :
Sedikit KEBERANIAN
Yang dipupuk secara simultan
Yang berjalan bersama waktu
Yang berhias kasih dan sayang
Yang berlukis manisnya senyuman
Yang berbayang ketidakpastian
Yang bertudung pahit dan perih
Yang dihidangkan penuh duri
Yang dijalani berlinang air mata

Yang diakhiri
Oleh maut, yang memisahkanku darimu
Oleh maut, yang memisahkanmu dariku
Dan di titik itulah aku dan kau temukan
Sebuah cinta yang tak habis akan bersemi.



Keberanian, beranilah. -

Saturday, 8 March 2014

PERASAAN BANDUNG

Pada awan malam yang membawa hujan ke bumi
Pada hujan yang membawa air ke tanah
Pada air yang membiaskan spektrum cahaya ke dalam mata
Kepada Bandung yang membawa cinta ke dalam rasa

Pada masing mata kami yang bertemu beradu pandang
Pada ujung bibir yang tersenyum ditarik gelak tawa
Pada cerita yang disibakkan oleh renda keterbukaan
Oleh Bandung, yang selalu melibatkan perasaan

Tuhan ciptakan Bandung sembari tersenyum
Menyisipkan energi positif di setiap jengkal mukanya
Menuliskan kenangan
Yang kemudian ditulis dalam permata senyum sebelum tertidur

Aku mengantuk setengah mati
Berpeluk rasa yang ditanam Bumi Siliwangi
Berselimut bahagia yang tersirat di matamu, Rembulan pagi
Beralas cinta yang membentang sabuk orion semesta

Bandung, kota yang dicipta Tuhan dari karsa senyuman
Terlepas kajian geografis, jauh libatkan perasaan
Perasaanmu, wahai Bandung yang menyiram dengan hujan
Perasaanku, yang dihujani sukacita, disiram cahaya Rembulan.

Tuesday, 4 March 2014

MENJAGA GRAVITASI

Malam adalah rumahku bermenung
Menemaniku duduk berpangku
Melepaskan pikiran pada kerajaan yang lepas
Mengucap kata tanpa suara bersama asap mengepul

Semesta berputar dalam sebuah irama
Dengan pretensi ragam ikatan yang terjaga
Perletakan tata surya
Pada gravitasi Bumi yang bergerak menjaga Rembulan

Gravitasi adalah satuan gaya yang menarik
Kemudian menjaga koneksi pada semesta
Sebuah ikatan yang terjaga
Sebuah ikatan yang dihormati tata surya

Apakah ia yang menjagaku denganmu
Ikatan apa yang ada dalam perantara
Tanpa definisi gaya yang saling bekerja
Kemudian memberikan arti perlindungan

Pada sebuah ikatan yang ada aku menghormat
Atas sebuah gaya yang bekerja aku akan berjaga
Agar semesta tidak pecah lepas dari ikatannya
Agar Bumi dan Rembulan tidak terpisah dalam dunia

Bersama gravitasi aku bercinta dalam air mata
Kepada gravitasi aku menghormat dan menjaga.